Panduan Praktis, Tips, Trik dan Tutorial Seputar Komputer dan Internet

Showing posts with label Windows XP. Show all posts
Showing posts with label Windows XP. Show all posts

April 19, 2012

Cara Disable Update Otomatis Google Chrome


Chrome, browser yang satu ini memang cepat sekali perkembangannya dan menjadi favorit bagi internet surfer selain Firefox, karena sama-sama memiliki fitur yang beragam. Namun artikel berikut hanya akan mengulas Cara Men-Disable Update Otomatis Google Chrome. Mengapa perlu di-disable? Bukankah akan lebih bagus menggunakan Chrome yang selalu terupdate, mungkin kamu berpikir begitu ?

Menggunakan Chrome (maupun software lain) yang selalu terupdate memang benar akan lebih bagus. Tapi kadang kita akan menjadi sangat terganggu bila pada saat sedang asyik online, tiba-tiba secara perlahan Chrome mengalami kinerja melambat atau bahkan macet. Terutama hal ini terjadi apabila kita menggunakan internet dengan bandwith yang terbatas ditambah komputer dengan performa biasa.

September 18, 2010

Mengatasi Permasalahan Kegagalan Instal atau Repair Windows XP 34 Minutes

Solusi Kegagalan Instal / Repair Windows XP saat proses menunjukkan "34 minutes".

Pada saat ingin menuliskan artikel ini, saya sempat kebingungan mencari judul yang pas dan langsung kena (langsung kena = meminjam istilah toko komputer second "1 bal"). Kira-kira sudah tepat nggak yah?? Hehe.. Sebagai tambahan mungkin kiranya saya perlu tuliskan sedikit penjelasan tentang judul artikel kali ini.

Kalau dipaparkan lebih jauh judul artikel diatas maksudnya kira-kira begini : "Mengatasi permasalahan  kegagalan instal  ulang ataupun repair Windows XP, saat menunjukkan "34 minutes" - yang berarti proses instalasi tersisa tinggal 34 menit - tapi tidak menunjukkan perubahan menjadi 33 minutes atau lanjut ke proses berikutnya.

September 16, 2010

Cara Periksa Alamat IP pada Microsoft Windows

Ingin memeriksa alamat IP (IP address) di Microsoft Windows? Bagi kamu yang baru belajar mengenai computer & internet, khususnya mengenai jaringan / networking, sepertinya artikel berikut ini menjadi hal yang wajib kamu ketahui.

IP (Internet Protocol) : alamat 32-bit yang digunakan untuk mengidentifikasi komputer desktop, notebook, router, switch atau perangkat jaringan lain dalam jaringan atau Internet. Alamat tersebut adalah alamat yang ditugaskan untuk kartu jaringan (network card) di komputer kamu untuk berkomunikasi dengan perangkat jaringan lainnya.

July 23, 2010

Berbagai Macam Penyebab Komputer Lambat dan Solusinya

Komputer kamu makin lama makin lambat / lelet / lemot seiring dengan waktu kamu menggunakannya?? Hal ini pastinya sangat menjengkelkan apalagi kita termasuk orang yang sehari-harinya tidak pernah lepas dari PC / Laptop untuk mendukung segala rutinitas pekerjaan kita. Baik itu bekerja untuk kantor, tugas-tugas ataupun aktifitas yang mengharuskan online di internet.

Komputer lemot pada dasarnya bisa jadi karena pengguna kurang memahami dalam mensetting dan memaintenance komputer secara optimal. Bila pada postingan sebelumnya saya menulis tentang Penyebab Komputer Restart Sendiri dan Solusinya, maka pada artikel kali ini akan dipaparkan berbagai macam penyebab komputer berjalan lambat berikut solusi / cara untuk mengatasinya.

April 17, 2010

Penyebab Komputer Restart Sendiri dan Solusinya

Pernahkah ketika kamu sedang mengerjakan sesuatu dengan komputer, seperti mengetik, bermain game atau sedang browsing internet tiba-tiba komputer restart dengan sendirinya. Nah lho...?! Ada masalah apa gerangan?? Sangat menjengkelkan bukan? Baiklah, supaya kamu bisa lebih memahami permasalahan tersebut dan menemukan solusinya, artikel ini akan menjelaskan kepada kamu.

Pada dasarnya penyebab komputer restart sendiri dapat berasal dari sistem operasi  yang terinfeksi virus atau permasalahan pada hardware ataupun bila listrik dari PLN memang padam sepersekian detik. Hagz..hagz... Husshh !!

Oke, lanjut.. bila dipaparkan secara lebih detail, penyebab itu antara lain :

April 10, 2010

Optimasi Kinerja PC dengan TuneUp Utilities 2010

Pernah dengar Tune Up Utilities? Pastinya kebanyakan sudah tahu. Tapi yang belum tahu jangan khawatir, sedikit saya beri penjelasan secara sederhana yah? Tune Up Utilities adalah aplikasi buat mengoptimasi kinerja / performansi dari sistem operasi Windows kita agar dapat bekerja lebih optimal. Begitu.. Udah paham sekarang ? Contohnya gini nih, aplikasi ini digunakan untuk memeriksa/inspeksi ke dalam sistem pada PC kita. Nah dari pemeriksaan itu nantinya ada report (laporan) yang memberitahukan bahwa ada yang tidak beres dengan sistem, misalnya pada registry (gampangnya, sebut saja pengendali sistem),  memeriksa file-file sampah yang bersifat sementara dan hanya menuh-menuhin ruang pada Hard Disk, memeriksa error pada Hard Disk dan masih banyak lagi fungsi yang lain.

Disinilah peran Tune Up Utilies, aplikasi ini akan membantu kita untuk membersihkan registry dari program yang sudah diuninstall, membersihkan file yang sudah nggak berguna lagi dan masih buanyaak fitur lainnya dah....  Jadi dari penjelasan tadi, bisa dirangkum kesimpulan begini, TuneUp Utilities akan mengoptimalkan kinerja PC kamu, memecahkan masalah dan membantu kamu dengan menyesuaikan komputer sesuai dengan kebutuhan kamu.

January 20, 2010

Mengatasi Permasalahan Error Code pada saat Install Upgrade Windows XP - Setupdd.sys could not be loaded. Error code 4

Pernahkah ketika meng-upgrade komputer kamu dengan menggunakan CD setup Windows XP, mungkin mengalami satu atau lebih dari gejala berikut:

GEJALA :

* Komputer kamu restart sendiri pada interval/selang waktu yang acak.
* Ketika pertama kali menghidupkan komputer, kamu akan menerima peringatan seperti berikut:

Windows could not start because the following file is missing or corrupt :
System32 \ DRIVERS \ pci.sys

* Ketika kamu start komputer dengan menggunakan Windows XP Recovery Console atau memulai setup dari Windows XP CD-ROM, terdapat pesan error salah satu dari pesan kesalahan berikut:

Setupdd.sys could not be loaded. Error code 4.

atau :

Setupdd.sys could not be loaded. Error code 7.


April 03, 2009

Konfigurasi Static IP Address dalam Jaringan

Berikut adalah contoh konfigurasi Static IP Address pada jaringan berbasis Windows, dimana dalam contoh yang diuraikan disini digunakan modem/router Billion :

1. Start Menu -> Setting -> Control Panel -> Klik ganda “Network Connections”

January 23, 2009

Membatasi Akses Flash Disk (Disk Write-Protected)

Ada 2 hal yang menyebabkan media penyimpan USB flash disk (dan/atau hard disk eksternal) tidak bisa diakses, pertama dikarenakan sengaja aksesnya di-disable dan kedua, aksesnya diproteksi. Untuk alasan kedua biasanya akan muncul pesan “the disk is write-protected". Melalui editing pada registry windows, kamu bisa mengatur keduanya.

January 05, 2009

Windows Run Command

Berikut beberapa Windows Run Commands pada Windows yang digunakan sebagai shortcut menuju aplikasi di dalam Windows itu sendiri. Semoga bermanfaat !!


Contoh : StartMenu->RUN-> "Command "


Accessibility Controls

access.cpl



Add Hardware Wizard

hdwwiz.cpl


Add/Remove Programs

appwiz.cpl


Administrative Tools

control admintools


Automatic Updates

wuaucpl.cpl


Bluetooth Transfer Wizard

fsquirt


Calculator

calc


Certificate Manager

certmgr.msc


Character Map

charmap


Check Disk Utility

chkdsk


Clipboard Viewer

clipbrd


Command Prompt

cmd


Component Services

dcomcnfg


Computer Management

compmgmt.msc


Date and Time Properties

timedate.cpl


DDE Shares

ddeshare


Device Manager

devmgmt.msc


Direct X Control Panel (If Installed)*

directx.cpl


Direct X Troubleshooter

dxdiag


Disk Cleanup Utility

cleanmgr


Disk Defragment

dfrg.msc


Disk Management

diskmgmt.msc


Disk Partition Manager

diskpart


Display Properties

control desktop


Display Properties

desk.cpl


Display Properties (w/Appearance Tab Preselected)

control color


Dr. Watson System Troubleshooting Utility

drwtsn32


Driver Verifier Utility

verifier


Event Viewer

eventvwr.msc


File Signature Verification Tool

sigverif


Findfast

findfast.cpl


Folders Properties

control folders


Fonts

control fonts


Fonts Folder

(1)fonts


Free Cell Card Game

freecell


Game Controllers

joy.cpl


Group Policy Editor (XP Prof)

gpedit.msc


Hearts Card Game

mshearts


Iexpress Wizar d

iexpress


Indexing Service

ciadv.msc


Internet Properties

inetcpl.cpl


IP Configuration (Display Connection Configuration)

ipconfig /all


IP Configuration (Display DNS Cache Contents)

ipconfig /displaydns


IP Configuration (Delete DNS Cache Contents)

ipconfig /flushdns


IP Configuration (Release All Connections)

ipconfig /release


IP Configuration (Renew All C'nnections)

ipconfig /renew


IP Configuration (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS)

ipconfig / registerdns


IP Configuration (Display DHCP Class ID)

ipconfig /showclassid


IP Configuration (Modifies DHC\0 Class ID)

ipconfig /setclassid


Java Control Panel (If Installed)

jpicpl32.cpl


Java Control Panel (If Installed)

javaws


Keyboard Properties

control keyboard


Local Security Settings

secpol.msc


Local Users and Groups

lusrmgr.msc


Logs Out Of Windows

logoff


Mcft Chat

winchat


Minesweeper Game

winmine


Mouse Properties

control mouse


Mouse Properties

main.cpl


Network Connections

control netconnections


Network Connections

ncpa.cpl


Network Setup Wizard

netsetup.cpl


Notepad

notepad


Nview Desktop Manager (If Installed)

nvtuicpl.cpl


Object Packager

packager


ODBC Data Source Administrator

odbccp32.cpl


On Screen Keyboard

osk


Opens AC3 Filter (If Installed)

ac3filter.cpl


Password Properties

password.cpl


Performance Monitor

perfmon.msc


Performance Monitor

perfmon


Phone and Modem Options

telephon.cpl


Power Configuration

powercfg.cpl


Printers and Faxes

control printers


Printers Folder

printers


Private Character Editor

eudcedit


Quicktime (If Installed)

QuickTime.cpl


Regional Settings

intl.cpl


Registry Editor

regedit


Registry Editor

regedit32


Remote Desktop

mstsc


Removable Storage

ntmsmgr.msc


Removable Storage Operator Requests

ntmsoprq.msc


Resultant Set of Policy (XP Prof)

rsop.msc


Scanners and Cameras

sticpl.cpl


Scheduled Tasks

control schedtasks


Security Center

wscui.cpl


Services

services.msc


Shared Folders

fsmgmt.msc


Shuts Down Windows

shutdown


Sounds and Audio

mmsys.cpl


Spider Solitare Card Game

spider


SQL Client Configuration

cliconfg


System Configuration Editor

sysedit


System Configuration Utility

msconfig


System File Checker Utility (Scan Immediately)

sfc /scannow


System File Checker Utility (Scan Once At Next Boot)

sfc /scanonce


System File Checker Utility (Scan On Every Boot)

sfc /scanboot


System File Checker Utility (Return to Default Setting)

sfc /revert


System File Checker Utility (Purge File Cache)

sfc /purgecache


System File Checker Utility (Set Cache Size to size x)

sfc /cachesize=x


System Properties

sysdm.cpl


Task Manager

taskmgr


Telnet Client

telnet


User Account Management

nusrmgr.cpl


Utility Manager

utilman


Windows Firewall

firewall.cpl


Windows Magnifier

magnify


Windows Management Infrastructure

wmimgmt.msc


Windows System Security Tool

syskey


Windows Update Launches

wupdmgr


Windows XP Tour Wizard

tourstart


Wordpad

write

November 06, 2008

Mengenali Bad Sector pada Hard Disk

Pernahkah anda merasakan lambatnya performa komputer, padahal anda merasa semua settingan windows sudah diatur optimal ? Bila hal itu terjadi pada komputer anda, nampaknya anda perlu memeriksa disk anda bisa jadi hardisk anda mempunyai bad sector. Windows XP telah menyediakan fitur eror checking utility. Fitur ini dapat membantu mengenali bad sector pada sebuah hardisk. Apabila hardisk anda tergolong cukup lama, anda bisa menjalankannya tanpa repot-repot mencari utility untuk mendeteksi adanya bad sector.

October 31, 2008

Percepat Startup Windows

Berapa lama kamu menunggu saat pertama kali menyalakan komputer hingga masuk ke tampilan desktop pada layar monitor? Adakah harus menunggu hingga sekitar dari dua menit atau bahkan lebih? Walaupun kita bisa sabar menunggu, tapi apabila ini harus terjadi tiap kali kita menyalakan komputer, apalagi perlu untuk segera digunakan. Rasanya kita bakalan nggak sabaran juga.

Lamanya waktu ini, biasanya ini disebabkan banyaknya aplikasi yang ikut serta dalam proses startup. Ini bisa terjadi karena kebiasaan kita menginstall apalikasi tanpa membaca dan memperhatikan petunjuk saat proses install. Mengapa? Karena kemungkinan pada tampilan wizard setup pada step install kamu secara tidak sadar mengklik tombol “Yes” pada saat ditanyakan apakah akan mengikutsertakan program pada posisi startup.

October 29, 2008

Tingkatkan Performa dan Kecepatan Windows II

Artikel berikut ini merupakan lanjutan dari tweaking Windows yang bertujuan untuk meningkatkan performa serta kecepatan loading Windows. Bacalah baik-baik secara cermat langkah demi langkah yang diberikan. Jangan sampai melakukan kesalahan terutama pada proses editing registry Windows.


Percepat Loading Windows Menu :

Kamu bisa memangkas waktu delay (tunda) ketika mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu agar performa menjadi lebih cepat dengan mengedit registry windows.
1. Start -> Run
2. Regedit -> OK
3. Pada jendela Registry sebelah kiri klik “HKEY_CURRENT_USER" -> Control Panel -> Desktop.
4. Pilih “MenuShowDelay” pada sebelah kanan.
5. Klik kanan dan pilih "Modify"
6. Ubahlah nilai dari angka default 400. Semakin kecil akan semakin cepat.
Tapi, sebaiknya jangan sampai mengubah sampai angka 0 (disarankan minimal 10).



Nonaktifkan Sounds Scheme:

Windows memberikan fitur secara default yang menyebabkan komputer bersuara ketika kita melakukan aktifitas pada komputer, seperti mengeluarkan suara pada booting awal (starting windows), shutdown, peringatan error, dll. Adanya fitur suara windows tersebut otomatis membuat komputer lebih lambat karena harus menjalankan file sound yang bersangkutan (terutama pada starting & shutdown). Cara untuk menonaktifkan semua fitur sound windows sebagai berikut :

1. Start -> Settings -> klik Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
5. Selanjutnya akan muncul jendela yang menanyakan apakah akan menyimpan setting sound scheme sebeumnya. Klik “No
7. Kemudian klik “Apply” dan "OK"

October 24, 2008

Menambah Kecepatan Internet pada Windows XP

Mungkin sedikit banyak orang sudah tahu khususnya pakar teknisi komputer. Ternyata kecepatan bandwidth internet dalam keadaan defaultnya pada Windows XP dibatasi hanya 80% dari nilai maksimal. Jadi kalau ingin menambahkan sebesar 20%, perlu disetting lagi konfigurasinya agar kecepatan bandwidth menjadi 100%.
Langkah-langkahnya :

1. Dari menu Start -> Klik Run, ketik gpedit.msc

2. Klik OK. Kemudian akan muncul layar Windows Group Policy.

October 11, 2008

Cara Cepat Install Ulang Sistem Operasi



Install ulang sistem operasi barangkali sering dilakukan oleh banyak pengguna komputer. Ketika komputernya dirasa sudah “lemot” karena banyaknya hal-hal yang tidak penting, install ulang bisa jadi penyegaran.

Instalasi sistem operasi memakan waktu yang tidak sebentar. Yah, siapkanlah waktu 30 menit - 1 jam. Lamanya instalasi tergantung perangkat keras (baca: prosesor, memori, dan harddisk) yang dipakai.

Sebetulnya instalasi ulang sistem operasi tidak selalu harus berjalan begitu lama. Dengan melakukan kloning terhadap harddisk, kita tidak perlu melalui proses instalasi yang panjang. ita cuma perlu menyalin dari hasil kloning dan PC pun bersistem operasi lagi. Supaya hasil kloning berupa sistem operasi yang masih segar, lakukan kloning sesaat setelah Anda selesai meng-install sistem operasi dan berbagai driver. Program-program lain sebaiknya belum di-install.

Inti dari kloning harddisk adalah menyalin isi seluruh harddisk ke media lain - bisa ke harddisk lain, CD, DVD, atau harddisk eksternal. Dengan melakukan kloning, Anda akan mendapatkan isi CD-R sama persis dengan isi harddisk.

Kita butuh beberapa parangkat untuk melakukan kloning. Pertama adalah software untuk kloning. Salah satu yang bisa gunakan adalah Norton Ghost dari Symantec. Kita juga butuh CD-writer, CD start-up, dan 2 disket floppy 1, 44 MB.


Simpan ke CD
Karena kita akan melakukan kloning terhadap sistem operasi, drive yang berisi sistem operasi yang akan dikloning - biasanya drive C. Tapi, bisa saja kan sistem operasi ada di drive lain, misalnya karena ada lebih dari satu sistem operasi dalam PC.

Pada tutorial ini, PCplus akan melakukan kloning terhadap drive C yang berisi sistem operasi Windows dengan ukuran partisi sebesar 400 MB.

Tanpa ba bi bu lagi, mari langsung mulai.
1. Jalankan Norton Ghost dengan mengklik [Start] > [Program] > [Norton Ghost] > [Norton Ghost].
2. Anda akan menjumpai tampilan Ghost Basic. Pilih opsi pertama, yaitu [Backup].
3. Klik [Next].
4. Dalam opsi Source pilih pilih drive C. Dalam opsi Destination pilih [Recordable CD or DVD]. Setelah itu, klik [Next] > [OK].
5. Tekan tombol [Next], [Next] lagi, [Next] sekali lagi. Lalu klik [Continue], klik [Run Now], dan terakhir klik [OK].
Windows akan restart dan Norton Ghost pun melakukan back-up. Kini Anda memiliki 1 CD yang merupakan image dari drive C Anda. Isi dari CD tersebut hanyalah 1 file yang berekstensi GHO. Anda tidak dapat melihat isi dari file tersebut tanpa bantuan Ghost Explorer. Dengan bantuan Ghost explorer, Anda dapat melihat file yang ada di dalam file GHO tersebut.

Bikin Start-up Disk
Kita butuh disket start-up agar hasil image berupa file GHO bisa dipakai ketika kita hendak “meng-install ulang” sistem operasi. Start-up disk itu berupa dua disket floppy 1,44 MB. Disket pertama kita sebut “disket A”, sedangkan disket kedua kita sebut dengan “disket B”.

Jalankan Norton Ghost dan klik [Ghost Utilities] > [Norton Ghost boot wizard] > [CD/DVD startup disk with ghost] > [Next] > [Use PC-DOS] > [Next] > [Next] > [Next] > [Next] > [OK]. Masukkan disket kosong untuk dijadikan CD/DVD start-up. Tekan [Start] untuk melakukan format disket, setelah itu tekan [Close].

Selanjutnya disket akan dijadikan start-up disk. Ketika konfirmasi untuk memasukkan disket kedua muncul, keluarkan disket A dan masukkan disket B. Tekan [Start] untuk melakukan format dan tekan [Close]. Tunggu sampai proses selesai, lalu tekan [Finish] untuk mengakhiri.

Kini Anda telah memiliki 2 disket startup disk. Disket ini yang akan digunakan untuk booting pertama kali. Perlu diperhatikan bahwa kedua disket itu saling berhubungan satu sama lain. Disket A tidak dapat berjalan tanpa adanya disket B, begitu pun sebaliknya. Disket B tidak dapat berjalan tanpa adanya disket A.

“Install”
Kenapa install-nya dikasih tanda petik? Itu karena sesungguhnya kita tidak meng-install sistem operasi. Tetapi, hanya menyalin sistem operasi yang pernah kita install sebelumnya.

Langkah-langkah ini dilakukan ketika kita hendak menyegarkan kembali sistem operasi. Yang kita lakukan adalah kloning dari CD ke harddisk.

Pada BIOS, aturlah agar boot dilakukan dari disket floppy. Masukkan disket A pada floppy drive. Ikuti petunjuk yang ada pada monitor, jika Anda disuruh memasukkan disket B, maka masukkan disket B. Anda diminta untuk memasukkan disket A kembali dan tekan [Enter], dan yang terakhir Anda diminta kembali untuk memasukkan disket B.
Kini Anda telah memasuki Norton Ghost.

Untuk melakukan kloning dari CD ke harddisk, pilih [Local] > [Partition] > [from image]. Arahkan pada CD-ROM yang berisi file GHO, lalu tekan [Open]. Pada “Select source partition from image file”, klik [OK]. Lalu pada “Select local destination drive by clicking on the drive number”, klik [OK]. Pilih drive yang akan dikloning, pilih drive C, tekan [OK] dan tekan [Yes].

Kloning akan berjalan sampai mencapai 100 persen. Tekan [Reset computer] untuk restart. Keluarkan disket dari floppy drive dan aturlah pada BIOS Anda agar melakukan booting pertama dari hard disk.

Sumber : www.tabloidpcplus.com

Tingkatkan Performa dan Kecepatan Windows I

Sistem operasi Windows menggunakan dua memori. Utamanya, Windows menggunakan RAM alias memori utama. Apabila memori utama telah habis dipakai, maka Windows akan membuat memori virtual yang diambil dari sisa kapasitas harddisk.

Kalo begitu, kenapa enggak pakai harddisk saja sebagai memori utama? Kan kapasitas harddisk pasti lebih besar? Memang begitu, tapi kecepatan akses ke harddisk lebih lambat ketimbang kecepatan akses memori utama. Jadi kalau harddisk dijadikan memori utama, pasti PC berjalan lambat. Lain halnya kalau memori utama yang ditambah. PC pasti berjalan lebih cepat.

Andai sebuah PC memiliki memori utama yang cukup besar, bisakah file inti Windows dipindah ke memori utama? Logikanya, karena akses ke seluruh file itu lebih cepat, kinerja Windows meningkat.

Bukan dipindah sebetulnya, tapi “dipindah”. Artinya, cuma seolah-olah disalin (paging) ke memori utama.

Langkah-langkahnya adalah sebagai-berikut :

1. Jalankan editor registri.

2. Masuklah ke subkey My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management\.

3. Klik ganda [DisablePagingExecutive] yang berada di bagian kanan window, lalu isikan 1 sebagai value data.

4. Klik [OK].

5. Tutup editor registri dan restart PC.


Sumber : Steven Andy Pascal (Tabloid PC PLUS)

bersambung ke Tingkatkan Performa dan Kecepatan Windows II